Pages

Tampilkan postingan dengan label kepemimpinan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kepemimpinan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 April 2010

Hidup = Perjuangan

HIdup ini adalah sebuah pilihan dan keputusan. Apa yang kita putuskan hari ini merupakan investasi yang memberi peran bagi masa depan kita di kemudian hari. Ada kalanya, seseorang tidak bisa memutuskan sesuatu hanya karena terlalu banyak pilihan yang harus ditetapkan dan keputusan pun akhirnya ditunda dalam beberapa waktu.
DIsatu pihak tidak dapat disangkal lagi bahwa hidup bukanlah seperti mata uang yang memiliki dua muka (black and white choice). Hidup justru memiliki dinamika dan warana yang membuat hidup lebih hidup. Kita harus melakukan sesuatu untuk terus maju tanpa ada kata mundur.
Seseorang harus berani tegas terhadap dirinya sendiri dan berani berkata tidak ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan untuk mundur atau yang bakal menurunkan integritas pribadi dan harga dirinya.

Sejarah membuktikan bahwa orang yang berhasil dalam hidup adalah mereka yang memiliki sedikit kemungkinan (bahkan tidak ada) untuk mundur dari upaya yang sudah dijalankannya. Tidak mengehrankan jika Inggris bisa mengalami titik balik dan maju sebagai negara yang disegani hanya gara-gara semangat yang dikobarkan oleh Winston Churcil dg penuh keyakinan. Beliau menyampaikan pidato yang tersingkat di hadapan para almamater sekolahnya. Seperti biasa dia datang dg mantel, topi, tongkat, seta cangklong cerutunya. Setelah pembacaan riwayat hidup dan keberhasilannya pada perang dunia kedua, mulailah dia naik panggung dan berteriak dengan lantang "Jangan ... jangan ... jangan pernah menyerah!"
Sesudah berhenti sejenak, lalu churchil mengulangi lagi kata-kata terseb"gen" untuk sukses, namun sejarah membuktikan bahwa sebagian besar yang sukses adalah mereka bertekad untuk maju terus mengatasi rintangan-rintangan yang ada tanpa sedikitpun berpikir untuk mundur. Itulah sebabnya, jangan takut karena tekanan apapun, yang membuat kita berpikir untuk mundur atau berpikir ulang dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Sesungguhnya. karena tekananlah yang mampu mengubah sebuah batu menjadi hitam dengan waktu ketekunan.
Apa masalah manusia hingga sulit untuk maju ?? Survei membuktikan bahwa penyebabnya sbb:
1. SUka menunda-nunda pekerjaan dan menunggu "hari baik" serta mood (suasana hati yang baik)
2. Keinginan yang kurang. Melakukan sesuatu harus dipecut atau di iming-imingi terlebih dahulu
3. Menunggu semuanya berjalan baik dan tersedia, baru mulai mengerjakannya.
4. membandingkan pekerjaannya sendiri dengan orang lain dengan muara pada apa yang dia dapat dari pekerjaannya tersebut.
5. Konsentrasi mudah pecah dalam perjalanan menuju tujuan yang sudah ditetapkan sehingga begitu mudah mengubah rute perjalanan untuk meraih sukses.
6. Tidak mengindahkan ajaran-ajaran orang tua.
Bagi orangtua adalah salah jika mendidik anaknya dengan memberikan terlalu banyak pilihan yang mengenakan. Anak akan dibentuk untuk mudah mendapatkan apa yang diinginkannya. Bahkan jika dia mundur/menyerah, dia tahu pasti orangtuanya tetap menopangnya.
itulah sebabnya orangtua yang bijaksana tidak akan terlalu banyak memberi pilihan kepada anaknya selama mereka dalam pola asuh d rumah. Mereka tidak hanya mendidik anaknya, namun juga akan menghukum jika anaknya melakukan pelanggaran.
DI rumah mungkin langit bisa selalu biru dan udara cerah, namun tidaklah demikian ketika mereka kelak merantau dan mandiri dluar rumah. Langit terkadang dipenuhi guntur dan badai. Sebuah pilihan yang sebenarnya sederhana harus dilakukan, mau menginvestasikan segala macam fasilitas dan memanjakan anaknya atau membangun karakter anak-anak mereka.
Demikian pula halnya dengan pemimpin. Mereka harus memberikan pilihan yang membangun karakter dan moral pengikutnya agar tujuan bersama tercapai. Bahkan, jika memungkinkan sang pemimpin tidak perlu memberi pilihan apapun kecuali satu pilihan dan tidak ada pilihan mundur.
Masih segar dalam ingatan, bagaimana caesar mampu merebut Pantai Britania, hanya karena keputusannya untuk maju tanpa pilihan mundur dengan cara membakar semua perahu. Pemimpin yang baik tidak mengharapkan pujian dan dukungan dari pengikutnya. Bahkan, mereka harus siap menuai kritik karena telah menerapkan aturan atau ajaran yang menegakan kebenaran dan keadilan.
"Tidak semua pilihan menyenangkan, namun yang menyenangkan adalah ketika kita bisa memilih dan memutuskan dengan tepat."

sumber : "fulfilling life"


Sabtu, 17 Oktober 2009

Cara Tercepat Meraih Kepemimpinan adalah Pemecahan Masalah (Materi LI sesi 5)

Hidup merupakan serangkaian dari masalah ke masalah yang harus kita selesaikan. Begitupun sebagai seorang pemimpin, pemecahan masalah merupakan jalan tercepat dalam meraih kepemimpinan.
Kenapa ???
Karena dengan masalah akan membuat orang berpikir dan berusaha mencari jalan solusi untuk setiap masalahnya. Tapi sebelumnya mengapa orang tidak berprestasi spt seharusnya ??

Ada beberapa kemungkinan kenapa orang tidak bisa berprestasi sebagai mana mestinya.
1. Mereka tidak tahu apa yang seharusnya mereka lakukan, sehingga mereka tidak punya prioritas atau skala hidup dalam hidupnya.
2. Mereka tidak tahu melakukannya
3. mereka tidak tahu mengapa harus melakukannya
4. ada rintangan - rintangan di luar kendali mereka
" jika orang gagal mencapai prestasi tertingginya, maka semua merupakan kegagalan dan tanggungjawab pemimpinnya."
Kecenderungan manusia dalam menghadapi masalah diantaranya yaitu :
- masalah akan selalu ada dimana-mana, kapan saja, dimana saja sampai pada tingkat kesulitan
- orang tidak menyukai masalah sehingga mereka berusaha menghindar dari masalah itu
- inilah kesempatan bagi anda untuk memegang kendali dan memipin serta memecahkan masalah sekaligus melatih mereka agar mampu memecahkan masalah mereka sendiri.

Kemana orang berpaling ketika mereka memiliki masalah :
anggota keluarga 55% , teman-teman 42%, kitab suci 39 %, buku2 lain 22 %, ulama/pendeta 15%, kaset dari pemimpin 6%, bos/majikan 5%, konselor profesional 4%.

Dalam menghadapi masalah yang menjadi masalah seringkali bukan masalahnya, tetatpi yang terjadi dalam diri yang menentukan bagaimana menghadapi masalah dan justru yang itulah masalah yang lebih besar daripada masalah yang dihadapi. orang yang sukses berdasarkn survei 25 % orang cacat, 75 % lahir dalam kemiskinan, dan dari keluarga berantakan. Mengapa ???? karena mereka mengatasi masalah-masalah mereka sedangkan orang-orang pecundang ditenggelamkan o/ masalah mereka.
Suatu ujian masalah bagi seorang pemimpin adalah kemampuan untuk mengenali sebuah masalah sebelum menjadi suatu keadaan darurat.
1. mereka merasakan sebelum melihatnya (instuisi)
2. mereka mulai mencari dan mengajukan pertanyaan2 (rasa ingin tahu)
3. Mereka mengumpulkan data (memproses)
4. mereka berbagi perasaan dan penemuan dengan bbrp rekan yang dipercaya (berkomunikasi)
5. mereka mendefinisikan masalah itu (menulis)
6. mereka memeriksa sumber-sumber dayanya (mengevaluasi)
7. mereka membuat suatu keputusan (memimpin)

Sabtu, 29 Agustus 2009

Ujian Tertinggi dlm kepemimpinan : Menciptakan Perubahan yang Positif (Materi LI Seri 4)

" Kalau anda tidak ingin kewalahan memikul bebanmu, anda harus mengembangkan dan melatih para pemimpin di bawahmu, Para pemimpin yang telah diperlengkapi akan mengembangkan dan memajukan masa depan organisasimu."
Materi LI kali ini adalah mengenai bagaimana seorang pemimpin menciptakan perubahan yang positif di organisasinya. Karena ternyata memang bukan hal yang mudah untuk mengadakan sebuah perubahan dalam sebuah organisasi ketika didalamnya sudah ada aturan yg sifatnya "warisan". oleh karena itu menciptakan perubahan positif ini merupakan ujian tertinggi dalam kepemimpinan.

Sebelumnya kita perhatikan fakta-fakta yang selama ini sering terjadi:
1. Setiap organisasi, jatuh bangungnya trgantung pada pemimpinnya
2. mengubah pemimpin bukan lah hal yang mudah
3. Para pemimpin menolak perubahan sebesar penolakan para pengikutnya terhadap perubahan. -> hal ini berakibat para pemimpin yang tidak pernah berubah = organisasi yang tak berubah,
oleh karena sebagai seorang pemimpin harusnya bersifat terbuka, dan lebih sabar dalam menghadapi semua kondisi yang terjadi dalam organsasinya.

Adapun profil pemimpin yang akan senantiasa berada dalam kesulitan :
1. Punya pemahaman yang buruk mengenai orang lain
2. kekurangan imajinasi -> hanya berfikir picik, berpikir pribadi untuk kepentingan diri sendiri
3. punya masalah-masalah pribadi, sehingga tidak prioritas dalam menjalankan tugasnya.
4. mengalihkan tanggungjawab -> tidak pernah terlatih
5. Merasa aman & puas
6. tidak terorganisir
7. mudah meledak kemarahannya
8. tidak mau mengambil resiko
9. merasa tidak aman&defensif (membela diri) - menghindari permasalahan
10. tidak mau bersikap lentur - kaku dg aturan
11. tidak punya semangat tim

Seorang pemimpin harus mengikuti perubahan yang ada, tidak kaku dengan aturan yang ada. karena dunia ini selalu mengalami perubahan, oleh karena itu seorang pemimpin harus mendorong terjadinya perubahan dan pertumbuhan serta menunjukan jalannya kepada orang-orang yang dipimpinnya.
Setiap kehidupan pasti akan ada yang namanya kegagalan, oleh karena itu kegagalan bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan teknis melainkan lemahnya motivasi. sehingga seorang pemimpin dia harus memiliki motivasi yang kuat sehingga bisa berefek semangatnya kepada orang-orang di bawahnya.
Perubahan tidak dimulai atas inisiatif sendiri, oleh karena itu:
1. libatkanlah orang-orang dan upayakan agar setiap perubahan memberi kontribusi akan suatu konsep perubahan sehingga mereka merasa memilikinya.
2. tanpa rasa memiliki konsep perubahan, maka resistensi akan muncul
3. jangan paksakan perubahan, sebaik apapun konsep perubahan tanpa dukungan penuh akan gagal.

mengapa perubahan itu sulit ? karena sudah ada yang namanya rutinitas yang akan terganggu.
- karena kebiasaan telah membuat kita nyaman, maka ketika ada perubahan akan merasa terganggu
- pada awal membangun kebiasaan akan mengalami kesulitan, tetapi kebiasaan akan mengendalikan kita.
- terbuka akan perubahan mula2 akan megancam kebiasaan kita & memakssa kita untuk memikirkan, mengevaluasi kembali dan kadang2 membuang prilaku di masa lalu.
- kenyamanan atas kebiasaan lama merupakan hambatan terbesar akan penerimaan perubahan, walaupun kita sadari perubahan tsb amat baik buat diri kita sendiri maka bangunlah keterbukaan akan perubahan.
"Orang baru mau berubah setelah mereka yakin bahwa keuntungan dari perubahan mengalahkan bila mereka tetap menjalankan cara yang sama.
" pemimpin sering gagal mengakui bahwa para pengikut akan selalu menimbang-nimbang masalah untung rugi perolehan/kehilangan pribadi daripada perolehan/kehilangan organisasi pada saat adanya rencana perubahan."

Selasa, 18 Agustus 2009

Unsur Terpenting dalam Kepemimpinan : INTEGRITAS (Materi LI sesi 3)

Bahasan kita kali ini adalah INTEGRITAS. Kalau disederhanakan Integritas seperti garam dalam sayuran, atau bisa di artikan sebagai pelengkap. Tapi jika kepemimpinan tidak ada integritas, maka akan hilanglah sifat kepemimpinannya. Layaknya sayur tanpa garam, tak berasa.
Kalau di bahasakan integritas bukanlah apa yang kita lakukan melainkan lebih banyak berkaitan dengan siapa kita sebenarnya, dan siapa jati diri kita sebenarnya yang pada saaat tertentu yang menentukan apa yang akan kita lakukan.

Bahasa sederhananya adalah integritas yaitu apa yang kita lakukan sesuai dengan apa yang kita ucapkan. Karena orang-orang yang kita pimpin akan melihat sampai sejauhmana kita melaksanakan apa yang kita ucapkan, sehingga mereka akan mengikuti apa yang kita perintahkan.
Sebagai contoh :
Seorang pemimpin yang meminta bawahannya untuk datang tepat waktu, tapi di sisi lain sang pemimpin datang terlambat, efeknya orang-orang yang dipimpinnya akan datang terlambat pula, karena tidak ada contoh dari sang pemimpin.
Integritas bisa juga di artikan siapa diri kita sebenarnya. Semakin bisa dipercaya diri kita, semakin besar pula kepercayaan orang lain sehingga memungkinkan diri kita untuk memiliki hak istimewa dalam mempengaruhi kehidupan mereka.
Rahasia kebangkitan atau kejatuhan suatu organisasi salah satunya adalah karena integritas sang pemimpin.
Mengapa Integritas Penting ???
- Integritas membangung kepercayaan
- integritas memiliki pengaruh yang tinggi, orang percaya kepada kita karena dia percaya bahwa kita akan menunjukan jalan yang benar kepadanya.
- Integritas akan menghasilkan reputasi yang kokoh, bukan hanya sekedar PENCITRAAN.
- integritas membantu pemimpin untuk menjadi seorang yang dipercaya bukan karena alasan dia pintar, melainkan dia memliki sikap yang konsisten antara ucapan dan perbuatan yang dia lakukan.
Peter Bryan : "Otoritas bukanlah kekuasaan yang dimiliki para pemimpin, melainkan lebih merupakan kemampuan untuk mempengaruhi sehingga mereka mengakui dan menerima kekuasaaannya.
Setiap lembaga yang besar merupakan bayang-bayang dari pemimpinya.
Pikiran orang di rubah melalui pengamatan bukan perdebatan, karena orang melakukan apa yang lihat.
Integritas akan melahirkan reputasi yang kokoh bukan sekedar pencitraan :
- Apakah anda lebih menyukai membangun citra dibanding membangun integritas ?
- Apakah anda membuat keputusan-keputusan terbaik bagi orang lain kalaupun ada pilihan lain yang akan menguntungkan anda ?
- Apakah anda dapat menghargai orang lain atas upaya & sumbangsih mereka bagi kesuksesan anda ?

"Setiap orang akhirnya akan dikenal persis seperti apa diri kita sebenarnya, BUKAN apa yang kita upayakan supaya TAMPAK d depan orang lain.
Orang yang memiliki integritas berharap untuk dipercaya, mereka juga tahu bahwa waktu akan membuktikan bahwa mereka adalah benar da nbersedia menunggu saatnya.

kesimpulan :
Integritas adalah hasil disiplin pribadi, kepercayaan bathin, dan keputusan yang jujur sepenuhnya di segala situasi dalam kehidupan kita.
Integritas bagi seorang muslim adalah bagaimana dia menyertakan Allah dalam setiap aktifitasnya, dimana dia selalu merasa di awasi dalam setiap tingkah laku nya, sehingga dia akan senantiasa berhati-hati dalam bersikap, tidak sekedar berucap, tapi apa yang dia ucapkan adalah apa yang dia lakukan.
Tidak pernah berpura-pura atau menutup-nutupi sesuatu karena takut dinilai negatif oleh orang lain. Padahal setiap orang akan menilai kita sesuai dengan apa yang kita kerjakan.
Mudah-mudahan kita tergolong kepada orang-orang yang memilki integritas. aamiin

Senin, 17 Agustus 2009

Kunci Menuju Kepemimpinan : Prioritas (Materi LI Seri 2)

Materi LI kali ini ttg Prioritas. Kunci menuju kepemimpinan adalah PRIORITAS. Prioritas disini bagaimana seorang leader menyusun agendanya sehingga ketika akan melakukan aktifitas berdasarkan prioritas, bukan karena perasaan apalagi keinginan.
Sukses bisa di definisikan sebagai realisasi progresif dari sebuah tujuan yang telah ditentukansebelumnya. Maksud dari realisasi progesif adalah dilakukan terus menerus. Artinya orang yang sukses adalah orang yang selalu merealisasikan tujuan-tujuan yang telah dia rencanakan.

Definisi ini menerangkan bahwa seorang pemimpin harus disiplin dalan menetapkan prioritas serta kemampuan bekerja demi tujuan yang sudah direncanakan.
Adapun skala dari prioritas yang bisa kita buat ketika akan memutuskan sesuatu:
a. Sangat Penting dan Sangat Mendesak
b. Sangat Penting, Tidak Mendesak
c. Kurang Penting, Sangat Mendesak
d. Kurang Penting, Tidak Mendesak

Seorang pemimpin harus bisa memilih atau memprioritaskan kegiatan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Perbedaan Pemimpin dan pengikut :
Pemimpin
1. BErinisiatif
2. Mengangkat telepon dan menelepon
3. Memakai waktu untuk berencana/mengantisipasi datangnya masalah
4. menginventasikan waktu bersama dengan orang-orang
5. mengisi kalender atas dasar prioritas

Pengikut
1. Bereaksi ketika ada masalah
2. Mendengarkan-menunggu telpon berdering
3. Melewatkan waktu sehari ke sehari
4. melewatkan wktu dengan orang-orang
5. mengisi kalender atas dasar perintah orang lain.

Senin, 27 Juli 2009

Garis Besar Kepemimpinan (Rangkuman Materi Leadership Institute)

id=
Definisi Kepemimpinan adalah PENGARUH
Kunci Menuju Kepemimpinan yaitu PRIORITAS
Unsur terpenting dalam kepemimpinan - INTEGRITAS
Ujian Tertinggi dalam kepemimpinan adalah MENCIPTAKAN PERUBAHAN YANG POSITIF
Cara tercepat meraih kepemimpinan - PEMECAHAN MASALAH
Ekstra Plus dalam kepemimpinan - SIKAP
Mengembangkan aset anda yang paling berharga adalah MANUSIA
Kualitas wajib dalam kepemimpinan adalah VISI
Label Harga kepemimpinan - DISIPLIN PRIBADI
Pelajaran Terpenting dalam kepemimpinan - PENGEMBANGAN STAF

Selasa, 21 Juli 2009

Definisi Kepemimpinan "Pengaruh"

Kali ini saya akan posting ttg materi-materi kepemimpinan. Materi ini i dapatkan dr LEadership Institute Tom Agency, dimana di sana i dididik u menjadi seorang leader selain itu i jg hrs bs menghasilkan leader-leader yang lain.
Leadership Institute ini terdiri atas 10 seri materi kepemimpinan, insya Allah semuanya akan i posting di blog ini sbg bahan masukan bagi siapapun yg sdh silaturahmi k blog ini. yuk qt mulai dg materi sesi 1, yaitu Definisi Kepemimpinan "Pengaruh"
Setiap leader jk ingin perkataannya di ikuti oleh tim yg di pimpinnya maka yg pertama kali adalah dia sendiri hrs bisa menjalankan apa yg dia katakan, sehingga tim di bawahnya akan mengikuti apa yg dia katakan.
Adapun bbrp definisi ttg pengaruh. diantaranya :

1. Setiap orang mempengaruhi seseorang
"setiap orang akan memimpin dlm bbrp hal, namun di bidang lain ia akan dipengaruhi/dipimpin o/ orang lain. Tapi dlm situasi apapun dg kelompok manapun selalu ada orang berpengaruh yang menonjol.
"perhatikan dalam kelompok tsb, saat mrk berkumpul khususnya dlm mengambil keputusan, siapa yg plg berpengaruh/dominan u diikuti pembicaraannya sbg bahan pertimbangan dlm pengambilan keputusan, disini akan mudah dilihat siapa pemimpin yg sejati.
2. Kita tidak pernah Tahu seberapa banyak kita mempengaruhi orang lain
"Cara yg paling efektif u memahami kekuatan pengaruh ialah dg memikirkan saat-saat ketika anda tersentuh o/ pengaruh seseorang/suatu peristiwa yg menentukan pilihan/keputusan menyangkut tindakan kita bahkan masa depan kita
kesan itu dpt sementara maupun seumur hidup spt yg memberi pengaruh : menyenangkan,menyembuhkan,menyakiti,meracuni,mencemari,dll
3. Investasi terbaik untuk masa depan adalah pengaruh yg tepat pd hari ini
- persoalannya bukan terletak pd apakah anda mempengaruhi seseorang/tidak, yg perlu dipastikan a/ pengaruh macam apakah anda pada orang lain?
apakah anda akan bertumbug dlm keahlian kepemimpinan anda ?
fakta bahwa kesempatan kepemimpinan itu begitu luas dan berada dlm jangkauan kebanyakan orang.
- apakah kepemimpinan anda membawa pencerahan bagi orang lain & menjadikan mereka menjadi pemimpin ?
4. Pengaruh a/ keahlian yg bisa dikembangkan
Tiga komponen segitiga kekuasaan menurut Robert Dilenschneider:
a. Komunikasi efektif
b. Pengakuan
c. Pengaruh
"mulailah berkomunikasi sec efektif, maka ia akan menuntun kpd arah pengakuan dan akhirnya akan memimpin pd pengaruh.
Qt dpat meningkatkan pengaruh qt & potensi kepemimpinan qta.

Ok, u smntara materi nya sampe sini dulu ya, bersambung ...